Orang Benar vs Orang Fasik

Bacaan hari ini: Mazmur 1-2 “Sebab Tuhan mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.” (Mazmur 1:6) Mazmur 1 menggambarkan kehidupan orang benar vs. orang fasik. Ayat 1-3 menggambarkan kehidupan yang seharusnya dimiliki oleh orang benar. Dikatakan, “Orang yang hidupnya benar ditandai dengan kesukaan untuk merenungkan Taurat Tuhan dan hidup menurut Taurat itu…

Ayub Dipulihkan

Bacaan hari ini: Ayub 42:7-17 “Lalu Tuhan memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan Tuhan memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu.” (Ayub 42:10) Kisah Ayub sebenarnya adalah gambaran nyata kehidupan manusia. Kita seringkali menjumpai ada orang-orang baik yang mengalami penderitaan. Dalam kisah Ayub ini kita belajar bahwa penderitaan…

Pengakuan Atas Kuasa Tuhan

Bacaan hari ini: Ayub 42:1-6 “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.” (Ayub 42:2) “Penyesalan selalu datang belakangan.” Sebuah peribahasa yang melekat erat dalam kehidupan manusia. Demikian halnya Ayub, setelah “menuntut” Tuhan atas semua penderitaan yang ia alami, akhirnya Ayub menyerah tanpa syarat kepada Tuhan. Ayub memberikan pengakuan…

Tuhan Mahakuasa

Bacaan hari ini: Ayub 41 “Apa yang ada di seluruh kolong langit, adalah kepunyaan-Ku.” (Ayub 41:2b) Dalam kisah ini, Ayub berusaha membela dirinya di hadapan Tuhan. Ayub mempertanyakan keadilan Tuhan atas apa yang menimpa dirinya. Seolah-olah Ayub menyalahkan Tuhan atas apa yang terjadi kepada dirinya. Tapi Tuhan menantang Ayub, menjawab pembelaan Ayub menggunakan gambaran dua…

Ayub di Hadapan Tuhan

Bacaan hari ini: Ayub 40 “Bersiaplah engkau sebagai laki-laki; Aku akan menanyai engkau, dan engkau memberitahu Aku.” (Ayub 40:2) Bagaimana perasaan Anda ketika berhadapan dengan orang penting dan orang tersebut menuntut pertanggung-jawaban dari Anda atas suatu penyataan atau tuduhan yang Anda lakukan? Tentu ini akan menyulitkan dan menguatirkan kita. Inilah yang tercatat di dalam Ayub…

Kemahakuasaan Allah

Bacaan hari ini: Ayub 39 “Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya.” (Yesaya 40:28) Ayub 39 merupakan bagian dari percakapan TUHAN dengan Ayub. Di dalam percakapan ini TUHAN menunjukkan bahwa segala hal yang ada di…

Keagungan dan Keajaiban Tuhan

Bacaan hari ini: Ayub 7 “Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian! Siapakah yang telah menetapkan ukurannya? Bukankah engkau mengetahuinya…” (Ayub 38:4-5) Kemarin kita melihat bagaimana Elihu menasihati Ayub untuk tidak mempertanyakan Tuhan: mengapa Ayub mengalami penderitaan. Dalam Ayub 38 ini kita melihat Tuhan sendiri menjawab pertanyaan Ayub dengan…

Allah Tidak Dapat Kita Pahami Sepenuhnya

Bacaan hari ini: Ayub 37 “Yang Mahakuasa, yang tidak dapat kita pahami, besar kekuasaan dan keadilan-Nya; walaupun kaya akan kebenaran Ia tidak menindasnya.” (Ayub 37:23) Dalam kesulitan dan penderitaan hidup yang kita alami, hal yang paling umum kita lakukan adalah bertanya kepada Tuhan, mengapa hal ini terjadi? Kita mengajukan pertanyaan ini karena kita pikir, kita…

Tetap Rendah Hati

Bacaan hari ini: Ayub 36 “Jagalah hatimu, janganlah berpaling kepada kejahatan, karena itulah sebabnya engkau dicobai oleh sengsara.” (Ayub 36:21) Problema penderitaan selalu menjadi pertanyaan krusial di sepanjang sejarah manusia; Jika TUHAN menciptakan segalanya baik, mengapa harus ada penderitaan? Mengapa penderitaan menjadi bagian hidup manusia? Apakah penderitaan memiliki manfaat yang baik, selain kesedihan? Dari manakah…

Melakukan yang Benar Itu Sia-Sia?

Bacaan hari ini: Ayub 3 “Apakah gunanya bagiku? Apakah kelebihanku bila aku berbuat dosa?” (Ayub 35:3) Ketika kita menghadapi sebuah realita, bahwa sikap benar yang kita lakukan tidak berdampak positif bagi diri kita, justru sebaliknya berdampak negatif, apa respons kita terhadap realitas tersebut? Apakah kita akan berkata: “Sia-sia saja aku mempertahankan kelakuan yang bersih?” atau…