Bacaan hari ini: Kisah Para Rasul 27:1-44

“Dan ia berkata: Jangan takut, Paulus! Engkau harus menghadap Kaisar; dan sesungguhnya oleh karunia Allah, maka semua orang yang ada bersama-sama dengan engkau di kapal ini akan selamat karena engkau.” (Kisah Para Rasul 27:24)

Dalam bagian ini diceritakan bahwa setelah diadili di hadapan raja Agripa, kemudian karena Paulus naik banding kepada Kaisar, maka diputuskan mereka akan berlayar ke Italia. Paulus beserta dengan beberapa tahanan lain diserahkan kepada seorang perwira yang bernama Yulius dari pasukan Kaisar. Perjalanan mereka menaiki kapal ternyata tidak berjalan dengan lancar. Ada angin sakal yang menghalangi, sehingga mereka pun sampai harus terombang-ambing di tengah angin badai dan selama beberapa hari tidak makan. Tetapi dalam segala keadaan tidak mudah yang mereka alami, kehadiran Paulus di tengah-tengah mereka sungguh menjadi berkat. Paulus menasihati dan menghibur mereka. Ia menyampaikan pesan yang diberikan oleh malaikat Tuhan kepadanya dan meneguhkan hati mereka bahwa Allah yang ia sembah akan melindungi mereka semua oleh karena Paulus.

Dan selama perjalanan mereka bahkan ketika kapal itu kandas, Tuhan menyatakan pemeliharaan-Nya atas diri Paulus. Firman Tuhan mencatat, pada saat prajurit-prajurit bermaksud untuk membunuh tahanan-tahanan, supaya jangan ada yang melarikan diri, Tuhan memakai Yulius, perwira Kaisar untuk menyelamatkan Paulus dan menggagalkan maksud mereka.

Perjalanan mengikut Tuhan Yesus, menjadi pelayan dan saksi-Nya, memang bukan hal yang mudah. Tidak ada jaminan, bahwa jalan kita akan lancar dan mulus. Selama pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, baik orang percaya maupun tidak, sama-sama mengalami dampak dari pandemi ini. Tetapi kita melihat dan mengalami sendiri bagaimana tangan Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya dan terus memelihara anakanak-Nya. Kita yang sudah diteguhkan, dihiburkan, dikuatkan dan bahkan dimampukan menjalani semua itu, mari kita juga mau menjadi berkat bagi mereka yang mengalami pergumulan yang sama dengan kita. Kita mau meneguhkan mereka, menguatkan mereka, meyakinkan mereka, bahwa Allah yang kita percayai, Dia akan memelihara kita melalui musibah ini. Kiranya Tuhan memberkati kita sekalian untuk menjadi berkat.

STUDI PRIBADI: Apa saja yang Paulus lakukan selama perjalanan untuk menjadi berkat bagi semua orang yang ada dalam kapal itu?

Pokok Doa: Berdoalah agar jemaat Tuhan mempunyai cara pandang rohani dalam menyikapi semua pergumulan yang dialami dan dimampukan untuk menjadi berkat bagi sesama.