Bacaan hari ini: Matius 5
“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5:16)

Matius pasal 5 ini mengawali sekumpulan pengajaran Tuhan Yesus, yang dikenal sebagai Khotbah di Bukit. Ada tiga hal menarik yang muncul di dalam teks kita ini:

MATIUS 5:1-12
Berbicara mengenai nilai Kerajaan Allah. Pandangan dunia pada umumnya tentang berkat dan kebahagiaan berbanding terbalik dengan pandangan Kerajaan Allah. Murid Kristus didorong untuk menghidupi jalan Kristus yang penuh berkat Allah ketimbang mengikut hikmat dunia yang berlawanan.

MATIUS 5:13-16
Menekankan tentang panggilan dan fungsi seorang murid Kristus di tengah-tengah dunia, adalah seperti garam dan terang dunia. Dunia membutuhkan kehadiran murid Kristus yang dapat memberi dampak melalui hidupnya.

MATIUS 5:17-48
Menggambarkan perbedaan yang kontras antara hukum Taurat dengan Hukum Kristus. Jelas bahwa Hukum Kristus jauh lebih unggul dan sempurna dibandingkan dengan Taurat. Jadi kalau ada seorang yang berusaha hidup berkenan kepada Allah, melalui ketaatan kepada Taurat, maka ia harus melakukannya sesempurna mungkin (yang kenyataannya: tidak seorangpun dapat).

Melihat semua hal di atas tentunya membuat kita berpikir bagaimana mungkin kita sebagai manusia sanggup memenuhi semua tuntutan pengajaran Khotbah di Bukit ini? Tapi ketahuilah,Yesus menolong kita saat Ia bersabda: “Janganlah kamu menyangka bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya” (5:17).

Syukur kepada Allah, karena Kristus telah datang dan menggenapi seluruh tuntutan hukum Taurat sehingga kita sekarang dimampukan untuk menjalani hidup sebagai warga Kerajaan Allah di tengah dunia ini. Kita bersyukur bahwa oleh kuasa kasih Kristus, kita dimampukan menjalani hidup dengan berpedoman kepada apa yang Tuhan Yesus ajarkan. Karena itu saudara, hidupilah dan jalani kehidupan sebagai murid-Nya bersama dengan Kristus!

STUDI PRIBADI: Pelajaran rohani apa yang dapat kita terapkan dalam kehidupan kita?
POKOK DOA: Tuhan Yesus Kristus, buatlah hati dan pikiran kami senantiasa taat mengikuti perintah-Mu agar hidup kami berbuah dan menjadi berkat bagi